PENGUMUMAN :
23Feb

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan Buka Awal Tahun 2026 dengan Kinerja Positif

Batam, 23 Februari 2026 – Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja awal tahun yang solid pada Januari 2026, ditopang oleh pertumbuhan kunjungan kapal, peningkatan arus peti kemas, serta kontribusi positif dari sektor general cargo.

Pada Januari 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencapai Rp50,5 miliar, atau 10% dari target tahunan 2026 sebesar Rp490,1 miliar. Capaian ini meningkat 2,3% dibandingkan realisasi Januari 2025 sebesar Rp49,4 miliar.

Dari sisi operasional, jumlah kunjungan kapal barang dan penumpang pada Januari 2026 mencapai 9.242 call, tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, dari sisi Gross Tonnage (GT) tercatat 6.793.412 GT, meningkat signifikan 24% secara tahunan.

Kunjungan kapal tertinggi tercatat di Terminal Batu Ampar yang meliputi dermaga utara, timur, dan selatan, dengan 685 call atau naik 10% dibandingkan Januari 2025. Dari sisi GT, terminal ini mencatat 1,1 juta GT, meningkat 33% secara tahunan.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari peningkatan kapasitas layanan di Terminal Peti Kemas Batu Ampar.

“Pengoperasian Tahap 2 Terminal Peti Kemas Batu Ampar sejak 1 September 2025 telah meningkatkan kapasitas layanan dan kepercayaan pengguna jasa. Saat ini terminal telah mengoperasikan 5 unit STS Crane, 2 Harbour Mobile Crane, dan 12 unit RTG dengan dukungan lapangan penumpukan seluas 12 hektare,” ujar Benny.

Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dikelola oleh mitra BP Batam, PT Batam Terminal Peti Kemas, menjadi kontributor utama pertumbuhan arus peti kemas di Pelabuhan Batam. Pada Januari 2026, volume peti kemas tercatat 67.117 TEUs, meningkat 22% dibandingkan Januari 2025 dan telah mencapai 9% dari target tahunan sebesar 750.000 TEUs. Terminal Batu Ampar sendiri berkontribusi sekitar 86% terhadap total arus peti kemas Pelabuhan Batam.

Selain peti kemas, sektor general cargo juga mencatat kinerja positif dengan volume 949.594 ton, meningkat 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari Terminal Umum Curah Cair Kabil sebesar 335.163 ton atau 35% dari total general cargo, meningkat 21% secara tahunan.

Sementara itu, jumlah penumpang di terminal ferry domestik dan internasional pada Januari 2026 tercatat 791.726 penumpang, atau 9% dari target tahunan sebesar 8.750.000 penumpang. Dibandingkan Januari 2025, angka ini mengalami koreksi tipis sebesar 3%.

Penumpang domestik tercatat 342.910 orang (turun 5%), sedangkan penumpang internasional 448.816 orang (turun 3%).

Menurut Benny, penurunan ini dipengaruhi faktor eksternal, termasuk kondisi cuaca dan dinamika pola perjalanan masyarakat.

“Beberapa wilayah Sumatra sempat terdampak banjir pada periode libur akhir tahun sehingga mempengaruhi mobilitas masyarakat. Selain itu, kedekatan momentum libur Nataru dengan Imlek dan Idul Fitri mendorong sebagian masyarakat menunda perjalanan ke periode libur berikutnya,” jelasnya.

Benny menambahkan, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan optimistis kinerja tahun 2026 akan terus tumbuh seiring peningkatan kualitas layanan, digitalisasi sistem kepelabuhanan, serta penguatan kolaborasi dengan mitra operator dan pengguna jasa.

“Kami berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan melalui peningkatan efisiensi layanan, keandalan operasional, dan penguatan infrastruktur. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target kinerja tahun 2026 dapat tercapai,” tutup Benny.

19Nov

BP Batam Dukung Pelaksanaan MARPOLEX 2025 di Batam untuk Perkuat Kesiapsiagaan Penanggulangan Tumpahan Minyak

Batam, 18 November 2025- BP Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Apel Gelar Pasukan National Marine Coalition Exercise (MARPOLEX) 2025 yang digelar pada Selasa (18/11/2025) di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam.

Kegiatan yang melibatkan sinergi berbagai unsur maritim, mulai dari Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), TNI, Polri, Basarnas, hingga Bakamla ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi pencemaran laut akibat tumpahan minyak.

MARPOLEX 2025 menampilkan skenario latihan berupa tabrakan antara kapal tanker dan kapal motor yang menyebabkan 3 (tiga) orang ABK jatuh ke laut serta terjadinya tumpahan minyak. Seluruh unsur terkait menjalankan operasi terpadu, mulai dari pencarian dan pertolongan korban, pemadaman kebakaran kapal, hingga penanggulangan tumpahan minyak agar tidak menyebar dan mencemari wilayah perairan sekitar.

Latihan berskala besar ini melibatkan belasan unit kapal dan sekitar 500 personel lintas instansi, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat kesiapan Indonesia dalam merespons insiden maritim yang kompleks dan berisiko tinggi.

Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan MARPOLEX 2025 dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan fokus pembangunan maritim Kepri sebagai kawasan strategis jalur pelayaran internasional di Selat Malaka dan Singapura. Meski memberikan nilai ekonomi tinggi, wilayah ini juga menghadapi risiko besar, termasuk potensi tumpahan minyak lintas batas negara.

“Sebagai negara anggota International Maritime Organization (IMO), Indonesia memiliki kewajiban untuk memastikan tingkat kesiapsiagaan nasional serta melaksanakan pelatihan penanggulangan tumpahan minyak secara berkala. Pelaksanaan Marine Coalition Exercise atau MARPOLEX 2025 di Perairan Batam, Kepri ini merupakan bagian nyata dari komitmen tersebut,” ujar Nyanyang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Capt. Hendri Ginting, menyampaikan bahwa latihan serupa merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergilir di berbagai wilayah Indonesia. Setelah pelaksanaan tingkat nasional pada tahun ini, MARPOLEX akan ditingkatkan menjadi latihan regional pada 2026 bersama negara-negara tetangga seperti Filipina dan Jepang.

Sebagai otoritas pengelola Pelabuhan Batam, BP Batam memainkan peran penting dalam memastikan kelancaran dan keamanan operasional kepelabuhanan. Transformasi pelabuhan melalui modernisasi infrastruktur, peningkatan sistem layanan, serta penguatan standar pengawasan menjadi bagian dari komitmen BP Batam dalam menciptakan ekosistem maritim yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menegaskan pentingnya latihan ini bagi Batam sebagai salah satu simpul strategis jalur logistik internasional.

“Pelaksanaan MARPOLEX 2025 sangat penting bagi Batam sebagai pusat pergerakan logistik internasional. Latihan ini menguji kesiapan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam merespons keadaan darurat secara cepat dan terukur. BP Batam mendukung penuh penyelenggaraan latihan ini serta terus memperkuat aspek keamanan di lingkungan kepelabuhanan melalui modernisasi fasilitas dan peningkatan kualitas SDM Port Facility Security Officer (PFSO),” jelas Benny.

BP Batam berharap MARPOLEX 2025 dapat semakin memperkuat sinergi lintas instansi, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kemampuan unsur maritim dalam menjaga keselamatan dan keamanan perairan Batam dan Kepulauan Riau.

12Nov

Sektor Barang dan Penumpang Tumbuh Dua Digit, Batu Ampar dan Batam Center Jadi Penopang Utama Kinerja Pelabuhan Batam

Batam, November 2025 – Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat pertumbuhan dua digit di sektor barang dan penumpang sepanjang periode Januari–Oktober 2025. Volume peti kemas tercatat 665.286 TEUs, naik 20 persen dibandingkan 2024, sementara general cargo mencapai 9,64 juta ton, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh peningkatan aktivitas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang mencatat 436 ribu TEUs, tumbuh 26 persen secara tahunan, serta Terminal Umum Batu Ampar BP Batam yang mencapai 136 ribu TEUs, naik 11 persen. Di sektor kargo umum, Terminal Curah Cair Kabil menjadi penyumbang terbesar dengan 3,3 juta ton, naik 13 persen, didukung oleh peningkatan permintaan industri energi, BBM, dan CPO.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni menjelaskan bahwa peningkatan tersebut merupakan hasil nyata dari transformasi infrastruktur dan optimalisasi operasional yang tengah dijalankan.

“Transformasi layanan di Batu Ampar dan Kabil telah memberikan dampak langsung terhadap efisiensi arus barang. Kami memastikan kapasitas dan keandalan terminal terus ditingkatkan, sejalan dengan tren logistik global,” ujarnya.

Kinerja positif juga tercermin pada sektor penumpang. Hingga Oktober 2025, total trafik penumpang datang dan berangkat mencapai 7.665.630 orang, naik 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Terminal Ferry Internasional Batam Center mencatat lonjakan tertinggi dengan 21.628 call, meningkat 26 persen, sementara bobot kapal penumpang tumbuh 37 persen menjadi 16,08 juta GT.

Anggota Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang Ruslan Aspan menilai peningkatan ini menunjukkan pulihnya mobilitas masyarakat serta efektivitas kebijakan pelayanan publik yang diterapkan BP Batam.

“Lonjakan trafik penumpang menjadi bukti kepercayaan publik terhadap layanan pelabuhan Batam. Kami memastikan seluruh terminal penumpang beroperasi dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang tinggi,” tegasnya.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa ke depan, digitalisasi sistem manajemen penumpang akan menjadi fokus utama.

“BP Batam tengah menyiapkan sistem boarding management dan integrasi data lintas terminal untuk mempercepat proses pelayanan serta meningkatkan pengalaman pengguna,” jelasnya.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, pertumbuhan di sektor barang dan penumpang ini menjadi refleksi dari keberhasilan transformasi pelabuhan Batam secara menyeluruh.

“Batu Ampar dan Batam Center kini menjadi wajah baru pelabuhan Batam yang modern, efisien, dan kompetitif. Kinerja positif ini memperkuat posisi Batam sebagai hub logistik dan konektivitas kawasan barat Indonesia,” ujar Amsakar.

BP Batam akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan melalui modernisasi fasilitas, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi dengan mitra strategis internasional untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan sektor maritim dan logistik nasional.

18Jan

Transformasi TPK Batu Ampar, Efektivitas Waktu Bongkar Muat Peti Kemas Meningkat Dua Kali Lipat

Transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar terus menunjukkan kinerja positif di Tahun 2023 sejak dioperasikan oleh PT Persero Batam per tanggal 1 November. Hal ini dibuktikan dengan jumlah volume bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang meningkat sebesar 7.7 persen pada Desember 2023, mencapai 30.864 TEUs.

Perusahaan pelayaran domestik, PT Tanto Intim Lines, menjadi salah satu pihak yang langsung merasakan peningkatan kinerja ini. Menurut Haryson Bangun, Direktur Eksekutif PT Tanto Intim Lines, sejak beroperasinya TPK Batu Ampar oleh PT Persero Batam, pelayanan kapal dan bongkar muat peti kemas meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Sebagai perusahaan pelayaran, kami merasakan bahwa waktu berlabuh kapal semakin singkat. Jika sebelumnya memerlukan waktu 2-3 hari, sekarang dapat dipangkas menjadi hanya 50 persen saja,” ujar Haryson seperti dikutip dari Instagram Badan Usaha Pelabuhan BP Batam @bupbatam, Kamis (18/1/2024)

Dengan adanya pengelolaan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang profesional, didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal, dan penerapan digitalisasi proses bisnis dan layanan, Haryson berharap, PT Tanto Intim Lines dapat terus meningkatkan volume bongkar muat peti kemas yang dapat diangkut dari dan ke Pelabuhan Batam dengan investasi kapal yang sama.

“Kami berharap agar keandalan peralatan bongkar muat tetap terjaga, dengan penambahan peralatan di dermaga, Container Yard (CY), dan terus disempurnakannya sistem dan proses bisnis yang tengah berjalan,” tambahnya.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mengapresiasi tanggapan positif dari para pengguna jasa kepelabuhanan. Menurut Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, respons positif ini mencerminkan kesuksesan langkah strategis BP Batam dalam menggandeng PT Persero Batam untuk mewujudkan transformasi Terminal Batu Ampar menjadi Terminal Peti Kemas yang modern dan berdaya saing.

“Kami sangat gembira melihat Terminal Batu Ampar, yang sebelumnya konvensional, terus berkembang menuju Terminal Peti Kemas yang modern dengan penggunaan alat bongkar muat STS Crane, penerapan sistem operasi B-TOS, hingga perubahan proses bisnis. Dukungan dan masukan dari seluruh pengguna jasa sangat kami butuhkan dalam mewujudkan Batam sebagai Hub Logistik Internasional,” tandas Dendi. (FPN)

13Aug

Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Peti Kemas dan Pass Penumpang Internasional Efektif Per Tanggal 1 September 2023

BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan menerbitkan Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2023 tentang Tarif Pelayanan Bongkar/Muat Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar dan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan dan Penerapan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Tarif Layanan dan Tata Cara Pengadministrasian Keuangan pada Badan Usaha Pelabuhan pada tanggal 1 September 2023.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan bahwa dengan diterbitkannya Surat Edaran kepada seluruh pengguna jasa ini maka penyesuaian tarif jasa bongkar/muat peti kemas dan pass penumpang Internasional akan berlaku efektif pada tanggal 1 September 2023.

“Melalui Surat Edaran ini kami sampaikan kepada pengguna jasa bahwa Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 akan diterapkan efektif per tanggal 1 September 2023 pukul 00.00 WIB,” ujar Dendi, Minggu (14/8/2023).

Dalam Surat Edaran tersebut, BP Batam secara resmi menetapkan tarif Container Handling Charge (CHC) peti kemas FCL (Full Container Load) ukuran 20 Feet Isi sebesar Rp 603.000 per boks; ukuran 20 Feet Kosong sebesar Rp 440.000 per boks; ukuran 40 Feet Isi sebesar Rp 875.000 per boks; dan ukuran 40 Feet Kosong sebesar Rp 655.000 per boks. Selain itu turut diatur penyesuaian tarif Non-Container Handling Charge (CHC) dan Tarif Penumpukan peti kemas.

Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 ini juga mengatur tarif pass penumpang Internasional yang mengalami penyesuaian dari Rp 65.000 menjadi Rp 100.000 per orang/sekali masuk. Selain itu diatur pula tarif layanan baru untuk kegiatan labuh dan tambat kapal pesiar/cruise yakni sebesar Rp 40,- per GT/kunjungan untuk jasa labuh kapal pesiar berbendera dalam negeri dan Rp 1.118,- per GT/kunjungan untuk jasa labuh kapal pesiar berbendera luar negeri. Sedangkan tarif tambat kapal pesiar berbendera dalam negeri adalah Rp 40,- per GT/Etmal dan tarif tambat kapal pesiar berbendera luar negeri adalah Rp 792,- per GT/Etmal.

Dendi berharap pemberlakukan penyesuaian tarif baru ini dapat dilaksanakan oleh seluruh pengguna jasa Pelabuhan Barang dan Pelabuhan Penumpang guna peningkatan pelayanan kegiatan bongkar muat barang maupun layanan penumpang di wilayah Pelabuhan Bebas Batam.

“Penetapan tarif ini telah melalui beberapa tahap sosalisasi dan pada akhirnya disepakati Asosiasi Jasa Kepelabuhanan. Kami berharap langkah penyesuaian tarif ini dapat berimbas pada perbaikan layanan yang pada gilirannya akan dinikmati seluruh pengguna jasa di wilayah kerja Badan Pengusahaan Batam,” imbuhnya.

Adapun poin tarif yang mengalami perubahan pada Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 ini memang belum dilakukan penyesuaian sejak Tahun 2012. Beragam rencana pengembangan infrastruktur dan suprastruktur telah disiapkan BP Batam antara lain perluasan lapangan penumpukan, dan pengadaan alat bongkar muat container crane untuk mempercepat proses bongkar muat sehingga waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar menjadi lebih efisien. Selain itu di sektor Pelabuhan Penumpang, BP Batam juga akan mengadakan Auto Gate di Terminal-Terminal Penumpang Internasional serta perbaikan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

FacebookInstagramYoutube
We Are Here!

Layanan B-Care