PENGUMUMAN :
18Sep

Volume Peti Kemas Batam Tembus 500 Ribu TEUs, Pelabuhan Batu Ampar Jadi Penopang Utama

Batam, 18 September 2025 – Volume bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batam yang berada dalam wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan pertumbuhan sebesar 15% pada periode Januari-Agustus 2025, dengan total mencapai 501.695 TEUs. Dari capaian tersebut, Terminal Peti Kemas Batu Ampar memberikan kontribusi terbesar yakni 65% atau setara dengan 324.240 TEUs.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni, mengungkapkan bahwa dari total capaian tersebut, perdagangan internasional (ekspor-impor) mendominasi sebesar 76% atau mencapai 382.029 TEUs. Pencapaian ini ditopang oleh perluasan layanan Direct Call dari Batam ke berbagai negara seperti China, Vietnam, Myanmar, hingga transhipment internasional ke India.

“Hingga Agustus 2025, Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dioperatori oleh mitra kerja sama BP Batam, yakni PT Batam Terminal Petikemas, telah berhasil membuka enam layanan Direct Call dan satu di antaranya adalah layanan transhipment internasional,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Kamis (18/8/2025).

Lebih lanjut, Benny optimistis Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan dapat mencapai target volume bongkar muat peti kemas tahun 2025 sebesar 700.000 TEUs. Optimisme ini sejalan dengan realisasi hingga Agustus 2025 yang sudah mencapai 72% dari target. Terlebih sejak 1 September 2025, PT Batam Terminal Petikemas mulai mengoperasikan empat STS Crane tambahan sehingga saat ini TPK Batu Ampar memiliki lima unit STS Crane untuk memperkuat kelancaran kegiatan bongkar muat.

“Per 1 September 2025, PT Batam Terminal Petikemas mulai mengoperasikan empat STS Crane tambahan yang menandai pengoperasian Tahap II. Dengan penambahan ini, diharapkan produktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas Batu Ampar dapat semakin meningkat dan efisien,” imbuh Benny.

Selain capaian di sektor peti kemas, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan juga mencatat kinerja positif pada bongkar muat general cargo yang mencapai 7,6 juta ton selama periode Januari-Agustus 2025 atau tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Dari total volume tersebut, Terminal Curah Cair Kabil menyumbang 34% dengan capaian 2,6 juta ton. Berbeda dengan peti kemas, aktivitas general cargo didominasi oleh perdagangan domestik yang mencapai 62% atau sebesar 4,7 juta ton.

“Dengan capaian positif ini, kami akan terus berkomitmen meningkatkan layanan kepelabuhanan, memperkuat konektivitas, dan memastikan Pelabuhan Batam dapat berperan sebagai hub logistik yang andal baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Benny.

18Jun

Benny Syahroni Resmi Pimpin Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan

Transformasi Organisasi Perkuat Layanan dan Tata Kelola Kepelabuhanan di Batam

BP Batam secara resmi melaksanakan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan pada Rabu (18/6/2025), bertempat di Aula Lantai 4 Kantor Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan. Sertijab ini menandai perubahan nomenklatur dari Badan Usaha Pelabuhan menjadi Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepala BP Batam Nomor 2 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Organisasi di Bawah Anggota/Deputi.

Jabatan Direktur diserahterimakan dari Dendi Gustinandar, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Badan Usaha Pelabuhan, kepada Benny Syahroni sebagai Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan yang baru. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan struktural, pejabat fungsional, dan perwakilan unit kerja terkait.

Dalam sambutannya, Ruslan Aspan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian kinerja yang telah ditorehkan oleh Dendi Gustinandar selama masa jabatannya sejak 2021. Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru dapat melanjutkan langkah transformasi dan inovasi dalam pengelolaan pelabuhan ke depan.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dendi Gustinandar yang telah menorehkan sederet capaian dan kinerja demi kemajuan Pelabuhan Batam. Dan kami ucapkan selamat kepada Bapak Benny Syahroni sebagai Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan yang baru. Semoga hal yang baik dapat terus dipertahankan dan dikembangkan melalui berbagai inovasi dalam peningkatan layanan kepelabuhanan,” ujar Ruslan Aspan dalam sambutannya.

Selama masa kepemimpinannya, Dendi Gustinandar berhasil mengawal sejumlah transformasi strategis, mulai dari peningkatan kinerja operasional pelabuhan dan optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), penguatan layanan digital melalui penyempurnaan sistem B-SIMS (Batam Seaport Information Management System) dan implementasi e-ticketing di Terminal Ferry Domestik hingga transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar.

“Dengan kepemimpinan baru, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan kami harap dapat terus memperkuat tata kelola pelabuhan, mendorong efisiensi layanan, serta membangun sinergi yang lebih solid dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan di Batam dan kawasan sekitarnya,” tandasnya.

25Apr

Penumpang di Terminal Domestik BP Batam Tumbuh Positif 9% di Triwulan I 2025

Badan Usaha Pelabuhan BP Batam kembali mencatat kinerja yang menggembirakan pada Triwulan I 2025 (Januari–Maret) di sektor pelayanan penumpang domestik.

Berdasarkan data operasional, jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui Terminal Penumpang Domestik BP Batam meliputi Terminal Ferry Domestik Sekupang, Telaga Punggur, Harbour Bay, dan Pelni mencapai 981.320 orang, atau meningkat 9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 896.955 orang.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut domestik yang dikelola BP Batam.

“Pertumbuhan jumlah penumpang di terminal penumpang domestik pada Triwulan I 2025 menunjukkan bahwa upaya kami dalam menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan infrastruktur dan digitalisasi pemesanan tiket secara online telah memberikan hasil yang positif. Kami akan terus berinovasi demi mendukung mobilitas masyarakat antarwilayah domestik,” ujar Dendi dalam keterangan resminya, Jumat (25/4/2025).

Ke depan, BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra,kata Dendi akan terus berkomitmen memperkuat pelayanan melalui peningkatan fasilitas, SDM, dan sistem pelayanan digital.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam dalam mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang efisien, aman, dan andal demi mendukung konektivitas antarwilayah di wilayah Batam dan sekitarnya,” imbuhnya.

Terminal Roro Telaga Punggur Bukan Wilayah Kerja Pelabuhan BP Batam

Sementara, menanggapi sejumlah pertanyaan dari masyarakat ihwal pengelolaan Terminal RORO Telaga Punggur, Dendi turut meluruskan bahwa Terminal RORO Telaga Punggur bukan merupakan bagian dari wilayah kerja Badan Usaha Pelabuhan BP Batam.

“Wilayah kerja kami mencakup terminal-terminal penumpang domestik di bawah pengelolaan BP Batam, yaitu Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Sekupang, dan Harbour Bay. Sementara itu, Terminal RORO Telaga Punggur dikelola oleh BUMN yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero),” jelasnya.

14Apr

Kinerja Triwulan I 2025 Tunjukkan Pertumbuhan Positif, BUP BP Batam Optimistis Capai Target Tahun 2025

Mengawali tahun 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam mencatat kinerja operasional yang menjanjikan. Selama periode Triwulan I (Januari–Maret), hampir seluruh indikator pelayanan pelabuhan, baik barang maupun penumpang, menunjukkan tren peningkatan yang stabil dibandingkan periode Triwulan I tahun lalu.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan layanan dan pengelolaan pelabuhan yang dijalankan selama ini mulai menunjukkan hasil.

“Kami bersyukur dapat mengawali tahun ini dengan performa yang positif. Ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim serta kepercayaan para pengguna jasa pelabuhan yang terus tumbuh. Tren ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi di periode berikutnya,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya, Senin (14/4/2025).

Kinerja Pelabuhan Barang menunjukkan pertumbuhan yang cukup stabil. Jumlah kunjungan kapal meningkat 4%, dari 6.945 call menjadi 7.206 call. Sementara itu, total Gross Tonnage kapal barang juga mengalami kenaikan sebesar 9%, mencapai 12,2 juta GT. Kenaikan ini juga tercermin dari volume bongkar muat barang, di mana volume general cargo tercatat sebesar 2,6 juta ton, tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Volume peti kemas pun menunjukkan peningkatan sebesar 7%, dari 156 ribu TEUs menjadi 166 ribu TEUs.

Tidak hanya sektor logistik, pergerakan penumpang di pelabuhan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Jumlah kunjungan kapal penumpang tercatat sebanyak 19.771 call, naik 15% dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini juga diikuti oleh lonjakan Gross Tonnage kapal penumpang yang mencapai 4,9 juta GT, atau naik 40% dibandingkan Triwulan I 2024.

Sementara itu, dari sisi jumlah penumpang, Terminal Ferry Domestik mencatatkan pergerakan sebanyak 981 ribu orang, tumbuh 9% dari tahun sebelumnya. Terminal Ferry Internasional juga mengalami pertumbuhan, dengan jumlah penumpang mencapai 1,2 juta orang, atau naik 7% dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Hal yang menarik, penumpang yang datang dan berangkat menuju Malaysia menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 37% dengan total 347 ribu penumpang, menunjukkan tingginya arus penumpang lintas negara. Sementara itu, penumpang yang datang dan berangkat ke Singapura sedikit melandai, namun masih mencatatkan 854 ribu penumpang dan tetap menjadi tujuan utama pada rute Internasional.

“Kami mencermati bahwa konektivitas regional melalui pelabuhan Batam terus menunjukkan dinamika positif. Tujuan Malaysia mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, sementara Singapura tetap menjadi tujuan Internasional utama yang stabil. Ke depan, kami akan terus meningkatkan layanan dan memperluas kapasitas untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,” tambah Ariastuty.

Menurut Ariastuty, capaian ini bukan titik akhir, tetapi menjadi motivasi bagi BP Batam dalam meningkatkan standar pelayanan. BP Batam menurutnya tengah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari digitalisasi sistem layanan, penguatan kapasitas pelabuhan, hingga peningkatan kenyamanan dan keamanan fasilitas terminal.

“Kami ingin menjadikan pelabuhan di Batam tidak hanya sebagai titik singgah, tapi juga sebagai wajah keramahan, efisiensi, dan daya saing Indonesia. Target kami bukan hanya pertumbuhan, tapi juga keberlanjutan,” tutupnya.

27Mar

Pastikan Kelancaran Mudik 2025, BP Batam Dukung Digitalisasi Layanan

Memasuki periode mudik Lebaran 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan guna memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

BP Batam bersama instansi terkait telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2025 di seluruh pelabuhan yang dilengkapi dengan pusat informasi, layanan kesehatan, ruang tunggu yang nyaman, serta personel pengamanan dan petugas kebersihan yang siap membantu penumpang.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut,” ujar Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar, Kamis (27/3).

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, operator kapal telah menyiapkan tambahan armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.

“Pada periode Angkutan Lebaran 2025 ini juga tersedia rute baru dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ke Pancur (Lingga) yang dilayani oleh Kapal Oceanna 9 setiap hari pukul 09.30 WIB,” tambah Dendi.

Selain peningkatan kapasitas layanan, BP Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan pelabuhan dengan penerapan sistem e-ticketing secara menyeluruh di Terminal Ferry Domestik.

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemesanan tiket dan mengurangi antrean di loket, terutama di musim peak season seperti Mudik Lebaran.” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, para operator kapal ferry di Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam saat ini telah bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket perjalanan. Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui sejumlah layanan daring, termasuk website tiketkapal.com, easybook.com, dan aplikasi digital perbankan Livin’ Mandiri.

Vice President Bank Mandiri Area Batam, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa layanan digitalisasi pemesanan tiket ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket kapal ferry secara non-tunai. “Melalui layanan digital, kami berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kapal di terminal ferry penumpang dalam wilayah kerja BP Batam,” ujarnya.

BP Batam bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

21Jan

Capaian Kinerja BUP BP Batam Tahun 2024: Wisman dari Pelabuhan Malaysia Meningkat 85%

Pembangunan infrastruktur yang masif di Kota Batam turut berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara melalui Terminal Ferry Internasional Batam sebesar 9% sepanjang Tahun 2024.

Menariknya, wisatawan mancanegara dari Pelabuhan Malaysia yang berkunjung ke Batam meningkat 85% yakni menjadi 470 ribu orang di Tahun 2024. Sedangkan wisatawan mancanegara dari Pelabuhan Singapura juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 1% atau mencapai 2,1 juta orang di Tahun 2024.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, menyambut positif peningkatan antusiasme wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam melalui jalur laut. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sejumlah infrastruktur vital di Batam berdampak positif pada peningkatan kepercayaan wisatawan mancanegara dan pelaku perjalanan bisnis.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pelabuhan, yang diharapkan dapat mendorong lebih banyak lagi kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam,” ujar Dendi dalam keterangan resminya, Senin, 20/1/2025.

Tak hanya itu, sejumlah pencapaian lainnya juga berhasil ditorehkan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam sepanjang 2024. Dendi menjelaskan, total penumpang datang dan berangkat di seluruh Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam meningkat sebesar 7% dibandingkan Tahun 2023 atau mencapai 8,6 juta orang. Dari jumlah tersebut, 4,8 juta orang tercatat melalui Terminal Ferry Internasional (meningkat 8%), sementara 3,85 juta penumpang melalui Terminal Ferry Domestik (naik 5%).

Wisatawan mancanegara mendominasi kunjungan di Terminal Ferry Internasional dengan total 2,56 juta orang, meningkat 9% dibandingkan tahun 2023. Penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) yang melalui Terminal Ferry Internasional juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 6% atau mencapai total 2,27 juta orang.

Dari sisi terminal, Dendi menyebut, Terminal Ferry Internasional Batam Center mencatat rekor sebagai Terminal Internasional dengan jumlah penumpang terbanyak, mencapai 2,83 juta orang atau naik 8% dibandingkan tahun 2023. Sementara itu, Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur juga menjadi yang teratas untuk Terminal Domestik dalam wilayah kerja BP Batam dengan total 1,2 juta penumpang, naik 1% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Capaian ini merupakan hasil komitmen Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi, dalam mengembangkan layanan pelabuhan berkualitas. Batam kini tidak hanya menjadi pintu gerbang maritim Indonesia tetapi juga destinasi favorit di Asia Tenggara,” imbuh Dendi.

Selain itu, jumlah kunjungan kapal penumpang di Pelabuhan Batam juga menunjukkan peningkatan positif dengan total 69.064 call, naik 6% dari tahun sebelumnya. Kunjungan kapal berbendera dalam negeri meningkat 9% menjadi 38.489 call, sementara kapal berbendera luar negeri mencapai 30.575 call atau naik 2%.

Keberhasilan lainnya yang dicapai Badan Usaha Pelabuhan sepanjang 2024, ujar Dendi, adalah implementasi layanan e-ticketing di seluruh Terminal Ferry Domestik yang berada di bawah naungan BP Batam. Sistem ini tidak hanya mempermudah proses pemesanan tiket secara online, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengakomodir pembayaran non tunai. Dengan e-ticketing, waktu tunggu penumpang dapat dikurangi secara signifikan, menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan modern.

“Kami optimis, pencapaian Badan Usaha Pelabuhan BP Batam di tahun 2025 akan lebih baik. Kami juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan di sektor kepelabuhanan,” tutup Dendi.

FacebookInstagramYoutube
We Are Here!

Layanan B-Care